Jumat, 28 Januari 2022
mencoba merajut benang-benang rapuh
Jumat, 07 Januari 2022
Lauk Daun
Pasti bingung kok judulnya lauk daun π , ini cerita jauh sebelum korona melanda, saat masih nguliah ups kuliah ala mahasiswa sok sibuk yang suka bergadang berhari-hari bahkan berbulan-bulan.
Waktu tubuh membutuhkan jatahnya istirahat malah gak diberikan bahkan cenderung di acuhkan. Waktu tidur hanya 15-60 menit saja sehari π€ sempet mikir juga sih apa yang kulakukan dulu ya...nilai ipk gak gede juga, belajar dah segitunya, tidur di tumpukan buku π pas ujian bingung ini soal sudah di kerjakan tapi kok gak bisa dituliskan ya, gak konsen karena kurang tidur π
Yah balas dendam begitu selesai ujian semester this is time for sleep π€£π€£π€£ tujuh hari tujuh malam tidur, bangunnya kalau azan sholat, pipis/bab ke wc, laper makanπ ya nikmati waktu lauk daun ala molor rebahan sampai badan kesemutan π π π π
Kosongkan pikiran, yang dirasa hanya nikmatnya tubuh menyentuh kasur, rasanya enak sekali guling guling guling mata terpejam walau aroma badan penuh keringat nikmati saja π π π
Di paksakan keluar juga, ini pelupuk mata masih mau terpejam, pindah dari kasur kesofa depan tv tidur lagi, serasa hari di dunia ini tak berganti malam terus, ya ya ya nikmat Allah mana lagi yang kita dustakan π nyaringnya omelan emak yang gak berhenti-henti menyuruh bangun dan bergerak tapi tetap saja terdengar seperti nyanyian nina bobo yang indah π€
Sampai datang batas liburan berakhir, berakhir juga rutinitas putri tidur seolah terkena sihir dan kilatan petir⚡⚡⚡π bangun dan kuliah lagi, belajar lagi, insom lagi, sampai jumpa tempat tidurku 6 bulan kemudian ππ☺π
Minggu, 02 Januari 2022
Makanan
Jumat, 17 Desember 2021
The Minions dan pendidikan
Minggu, 12 Desember 2021
puisi ku
WAKTU AZAN BERKUMANDANG
Oleh: Derliana,S.Si
Suara berat namun, mendayu
Seolah berteriak tapi menatap sayu
Memecah kesunyian kesibukan merayu.
Saat tubuh enak terlelap di pembaringan
Saat rutinitas mencapai puncak
keseharian
Saat ngebut mengejar waktu di jalanan
Saat rasa lelah datang kemudian.
Suara berat kembali berkumandang
Menyeru memanggil dengan lantang
Jiwa yang telah gersang pun meradang
Mencoba menolak berontak menendang
Kesal marah gundah dan gulana meyerang.
Seketika resah gelisah gundah mengema
Menyayat menghujam menikam sukma
Merintih tertatih lirih seperti derama
Entah apalah yang menjelma
Menyapa pelan berirama
Seolah bisikan Mama.
Seruan Pemilik semesta
Masih diri ini suka berdusta
Berdalih lelah ini itu meronta
Mata
hati sudah menjadi buta
Lidahpun telah kelu terbata-bata.
Kumadang azan lewat saja dipikiran
Apakah selamanya diri tak tahu ini
seruan
Untuk menghadap Yang Maha Menciptakan
Agar menjawab azan dan sholat
dikerjakan.
Sebelum maut menjemput merambat arteri
Peringatan telah datang lima kali
sehari
Taubatlah segera hamba yang tahu diri.
Pangkalpinang,
13 November 2021
MIMPI DI GAZA
Oleh:
Derliana,S.Si
Mentari bersinar
di pagi cerah
Panas
menyengat tak merubah
Seperti
bunga indah merekah.
Anak kecil
berkumpul seribu
Kendatipun
tak berayah ibu
Tetap ceria
wajah berdebu
Bersama
Al Qur'an dari kalbu.
Tengah malam
merah merona
Kilatan
cahaya yang membahana
Gemuruh
suara memekakkanqk merana
Guncangan
datang memukul jiwa disana
Berusaha
tegar walau tertimpa bencana.
Subur
bangsamu yang dirahmati Tuhan
Sejak dahulu
sebelum jaman penjajahan
Tumbuh subur
yang telah diusahakan
Walau mendekam dalam tahanan
Bias
senyuman di antara kesedihan
Tak
membuatmu lumpuh terus berjalan.
Al Aqso
masjid suci seperti janji yang dinanti
Dengan
kesuburan kemakmuran yang diberkati
Sekarang
rebutan penjarah penjajahan menikmati
Ingin
berkuasa menduduki serta membuat mati
Nyawa
manusia yang suci seolah tiada arti.
Begitu indah
malammu dengan ketenangan
Namun rasa
was-was di hati penuh keraguan
Munkinkah
pergi dan hilang semua ancaman
Atukah hanya
kamuflase sebagai
hiasan.
Do'a kami
Palestina kembali dalam damai
Berharap
bunga mekar di Gaza setelah disemai
Dan
pendudukan lenyap punah dihantam badai.
Pangkalpinang, 15 November 2021
RESAH
Oleh : Derliana,S,Si
Sulit untuk dimengerti karena ini
pelik
Rumit situasi penuh intrik tak bertitik
Bersandar aku sebentar mengindari
konflik.
Harus banyak sabar mungkin itu yang benar
Namun nafsu amarah tak kunjung kelar
Terus bergoncah memecah tampar
Tak sadar jiwa ini telah terlempar.
Sakit
di hati tersayat sembilu
Batin menjerit jiwa pun pilu
Meradang menikam hatiku kelu
Entah mengapa api memantik selalu
Jiwa rapuh tengelam dalam pusaran halu.
Semua yang terjadi seolah-olah salah
Tak dapat membedakan manalagi arah
Kebenaran keadilan sirna memerah
Buah dari masalah antah berantah
Membela mempertahankan serakah
Simpan untukmu saja diriku tak latah.
Bukankah Tuhan mengajarkan kita taat
Terikat sumpah setia yang telah
mengikat
Memenuhi janji kewajiban penuh berkat
Sebagai abdi negara itu bukanlah kodrat
Namun pilihan dengan sadar dan dasar
kuat.
Menjalankan segala bentuk amanah
kewajiban
Kami dengar kami ikuti sebagai pegangan
Tak usah gelisah gusar akan rintangan
Jalani dengan ikhlas karena Tuhan.
Sebesar apa pun badai tak akan tumbang
Jika akar pohon sadar menghujam terjang
Baca Bismillah kerjakan amanah hatiku
tenang.
Pangkalpinang,
16 November 2021
PROFIL
PENULIS
Blogg:
https://matcikgu.blogspot.com
Email:
liaderliana@gmail.com
Rabu, 08 Desember 2021
pantun pembuka kamis
Selasa, 07 Desember 2021
Motor dan Sekolah
Entah apa hubungannya motor dan sekolah, yang pasti di kota kecil ini motor menjadi transportasi andalan buat siswa atau pelajar pergi ke sekolah. Baik diantar jemput maupun membawa sendiri mesipun belum memiliki surat izin mengemudi.
Suatu hari ketika pulang ke rumah untuk makan siang, ku bertemu dengan salah satu siswa BSMku yang banyak sekali masalahnya. Kusapa dia dengan pertanyaan mengapa ada di sini dan dengan alasan klise yang selalu menjadi jurus buat mengelak ia menjawab yaitu motornya rusak.
Bingung
Roda kehidupan masih berputar Dalam desingan gir motor yang semakin aus Di persimpangan gundah menerpa tak tahu hendak ke mana Lampu sen men...
-
Guru teladanku Oleh : Derliana, S.Si Jadikan kami pemimpin dimasa hadapan Dengan mengasah ulir kehidupan Duhai guruku ilmumu dinantikan Bers...
-
Sebuah cacatan 25 november 2021 Oleh: Derliana Para ulama mulia adalah orang yang pandai memuliakan guru, Senangkah kita menjadi guru? Seo...
-
Ulang Tahun Sore ini tanggal 2 desember 2021, rasa penat menjalar di sekujur tubuh, belum lagi sampai tubuh ini menyentuh bantalan kursi unt...

